Persijap Jepara tengah berada dalam situasi sulit setelah melewati beberapa laga tanpa kemenangan. Menjelang duel krusial melawan PSBS Biak, salah satu striker asing andalan mereka menegaskan tekad kuat untuk memutus tren negatif tersebut dan mengembalikan senyum para pendukung setia Persijap.
Striker tersebut menyebut laga melawan PSBS sebagai “pertandingan hidup-mati” bagi tim. Ia memahami bahwa performa Persijap dalam beberapa pekan terakhir belum memenuhi ekspektasi, namun ia menegaskan bahwa seluruh pemain kini berada dalam kondisi mental yang jauh lebih siap.
“Kami sadar suporter kecewa. Tapi kami datang ke laga ini dengan tekad penuh. Kami ingin membawa pulang kebahagiaan untuk mereka,” ujarnya.
Fokus Perbaikan Finishing & Mental Bertanding
Dalam sesi latihan terakhir, sang pelatih memberikan porsi latihan finishing dan transisi cepat — dua aspek yang dianggap paling lemah dalam pertandingan sebelumnya. Striker asing tersebut menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian khusus.
Ia mengakui bahwa penyelesaian akhir menjadi salah satu masalah utama yang harus segera diperbaiki.
“Dalam sepak bola, gol mengubah semuanya. Saya pribadi bertanggung jawab untuk itu, dan saya berjanji memberikan yang terbaik di laga nanti,” tegasnya.
PSBS Tantangan Berat, Tapi Bukan Mustahil
PSBS Biak diketahui memiliki pertahanan solid musim ini, terutama ketika bermain di kandang. Namun Persijap tidak ingin menjadikan hal itu sebagai hambatan psikologis. Skuad Laskar Kalinyamat menegaskan bahwa mereka datang dengan semangat baru dan rasa percaya diri untuk mencuri poin penuh.
“Kami menghormati PSBS, tapi kami juga punya kualitas. Kami butuh kemenangan ini, dan kami akan berjuang sampai menit terakhir,” tambah sang striker.
Meski bertanding di markas lawan, striker Persijap itu mengatakan bahwa dukungan dari suporter — baik yang hadir langsung maupun mendukung dari jauh — menjadi motivasi tersendiri.
Ia berharap kemenangan nanti bisa menjadi momentum kebangkitan Persijap di sisa kompetisi.
“Kami ingin membuat suporter bangga. Tidak ada cara lain selain membawa pulang kemenangan,” tutupnya.
